Implementasi Psikoterapi Islami Melalui Program Istighosah Dan Tausiyah Dalam Pemulihan Korban Bullying (Studi Kasus Di Mtsn 3 Jombang)
Main Article Content
Abstract
Bullying is a problem in educational environments that affects students’ psychological, social, and spiritual conditions. This study aims to analyze the forms and impacts of bullying on victims and to describe the implementation of Islamic psychotherapy through istighosah and religious guidance programs in the recovery of bullying victims at MTsN 3 Jombang. This study employed a qualitative approach using a case study design. Data were collected through observation, in-depth interviews, and documentation, and were analyzed through data condensation, data display, and conclusion drawing. Data validity was established through source, technique, and time triangulation. The results show that bullying occurs in verbal, physical, social, and psychological forms, causing anxiety, fear, low self-esteem, and difficulties in social interaction among victims. The implementation of istighosah and religious guidance helps victims achieve inner peace, increase self-confidence, strengthen spirituality, and support psychological recovery continuously while fostering positive attitudes in coping with bullying experiences within the madrasah environment.
Downloads
Article Details
Section

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
References
Abdussamad, Z. (2025). Metode penelitian kualitatif. CV Syakir Media Press.
Adz-Dzakiey, H. B. (2023). Penerapan metode tazkiyatun nafs dalam proses konseling sufistik kontemporer. Jurnal Edukasi Islami, 12(1), 340–355.
Al-Qurthubi. (1964). Al-Jāmi' li Aḥkām al-Qur'ān (Juz 16). Dar al-Kutub al-Misriyyah.
Alfarisi, R., & Wibowo, T. (2024). Dual intervention for violence cases in schools. Jurnal Psikologi Sosial Indonesia, 58–76.
Aminah, S. (2020). Psikoterapi Islam dalam pemulihan trauma remaja korban kekerasan. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 10(2), 145–162.
Aminah, S., & Karim, A. (2019). Pendekatan tazkiyatun nafs dalam pembinaan akhlak dan transformasi perilaku remaja bermasalah. Jurnal Pendidikan Islam, 8(1), 67–84.
Arifin, M. (2024). Penanganan bullying di sekolah Islam. Jurnal Pendidikan Islam Indonesia, 27–46.
Arifin, M. S., et al. (2023). Post-traumatic growth experiences of bullying victims. Academic Journal of Psychology and Counseling, 4(1), 97–126.
Az-Zuhaili, W. (2009). Tafsir al-Munir fi al-'Aqidah wa al-Syari'ah wa al-Manhaj (Juz 11). Dar al-Fikr.
Bungin, B. (2024). Penelitian kualitatif: Komunikasi, ekonomi, kebijakan publik, dan ilmu sosial lainnya. Kencana.
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2024). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches (5th ed.). SAGE Publications.
Fauzan, A. (2020). Psikoterapi Islami berbasis tazkiyatun nafs dalam mengatasi perilaku agresif peserta didik. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 10(1), 23–41.
Fauzi, A. (2021). Internalisasi nilai tazkiyatun nafs dalam pembinaan akhlak siswa madrasah. Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 33–52.
Flick, U. (2026). An introduction to qualitative research (8th ed.). SAGE Publications.
Hakim, A., & Hasanah, L. (2020). Integrasi psikoterapi Islami berbasis tazkiyatun nafs dan pendidikan karakter dalam mengatasi bullying di sekolah. Jurnal Pendidikan Karakter Islami, 5(1), 55–73.
Handayani, S. (2023). Effectiveness of Islamic counseling for Muslim students. Journal of Educational Counseling, 134–150.
Hartono, B. (2023). Psikologi pelaku bullying. Jurnal Intervensi Sosial, 55–69.
Hasanah, A. (2022). Spiritual-based therapy in reducing aggression. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islami, 45–63.
Hasanah, L. (2026). Psikoterapi Islami dalam pencegahan dan penanganan bullying di madrasah. Jurnal Bimbingan dan Konseling Islami, 15(1), 55–74.
Hidayah, N. (2022). Pendekatan konseling religius terhadap perilaku agresif remaja. Jurnal Konseling Religius, 9(2), 88–106.
Hidayati, N., & Rofiq, S. (2023). Integrasi bimbingan konseling Islam dalam penguatan karakter peserta didik. Jurnal Konseling Pendidikan Islam, 4(1), 61–76.
Ibnu Katsir. (1998). Tafsir al-Qur'an al-'Azhim (Juz 8). Dar al-Kutub al-'Ilmiyyah.
Ibrahim. (2025). Metode penelitian kualitatif: Panduan penelitian beserta contoh proposal kualitatif. Alfabeta.
Jannah, M. (2022). Konsep tazkiyatun nafs dalam Al-Qur'an dan relevansinya dengan kesehatan mental modern. Jurnal Ilmu Al-Quran dan Hadist, 5(1), 42–55.
Listryanto, D. P., Primawati, P. D., & Jalaludin. (2026). Normalisasi bullying verbal sebagai bentuk kekerasan simbolik dalam budaya sekolah. Pengertian: Jurnal Pendidikan Indonesia, 4(1), 1–10.
Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2025). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (5th ed.). SAGE Publications.
Moleong, L. J. (2025). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.
Mujib, A. (2022). Epistemologi kesehatan mental dalam perspektif psikologi Islam. Psikoislamika: Jurnal Psikologi dan Psikologi Islam, 19(1), 33–47.
Mulyani, A. (2023). Tazkiyah-based intervention to reduce aggressive behavior. Indonesian Journal of Islamic Counseling, 33–47.
Najib, M., & Rohmah, L. (2022). Tazkiyatun nafs as Islamic psychotherapy for emotional regulation. Journal of Islamic Psychology, 112–128.
Nashori, F., & Diana, R. (2024). Tadabbur Al-Qur'an sebagai strategi coping dan re-framing kognitif bagi individu yang mengalami trauma. Jurnal Psikologi Islami, 10(2), 115–128.
Nur Aisyah. (2020). Pemulihan trauma psikologis korban bullying melalui psikoterapi Islami berbasis tazkiyatun nafs. Jurnal Psikologi Islam, 7(2), 101–118.
Nurhaliza, S. (2026). Regulasi emosi melalui dzikir dalam perspektif psikoterapi Islam. Jurnal Konseling Religi, 13(1), 40–44.
Nurhidayah, S. (2020). Pendekatan konseling Islami untuk korban kekerasan. Jurnal Konseling Religi, 90–104.
Nuryanto, H. (2025). Integrative Islamic psychotherapy framework. Journal of Islamic Counseling, 99–118.
Pradana, A., & Fitria, N. (2021). Bullying dan dampaknya terhadap kesehatan mental remaja. Jurnal Psikologi Pendidikan, 12(1), 14–27.
Rahmi. (2022). Long-term impact of bullying on adolescent mental health. Journal of Mental Health Studies, 88–102.
Rahmi. (2025). Psikoterapi holistik berbasis spiritual. Jurnal Studi Islam, 6(1), 25.
Ridwan, M. (2024). Spiritual healing dalam pendidikan Islam untuk pengendalian perilaku menyimpang. Jurnal Psikologi Islam dan Pendidikan, 12(1), 21–39.
Rizky, M. (2025). Kognitif spiritual therapy dalam perspektif Islam. Jurnal Psikologi Islami, 12(2), 55–59.
Salehudin, M. (2023). Dzikir sebagai metode relaksasi spiritual dalam mengurangi stres. Jurnal Ilmu Perilaku dan Kesehatan Mental, 3(2), 88–97.
Santoso, D. (2022). Keterbatasan terapi Barat dalam konteks budaya religius. Journal of Cross-Cultural Psychology, 201–219.
Setiawan, I. (2025). A new framework of tazkiyah-based psychotherapy. Journal of Islamic Psychotherapy Research, 51–73.
Siregar, J. A. (2023). Pencapaian nafs al-muthma'innah melalui metode penyucian jiwa dalam konseling spiritual. Jurnal Bimbingan Penyuluhan Islam, 11(1), 99–114.
Sirait, P. N. S. (2023). Mengeksplorasi pengalaman psikologis remaja korban bullying. Wacana Psikokultural, 1(1), 53–62.
Syukron, A. (2021). Terapi dzikir untuk pemulihan trauma. Jurnal Dakwah & Psikoterapi Islam, 21–39.
Tumanggor, et al. (2023). Peran psikoterapi dalam mengatasi gangguan psikologis. Eductum: Jurnal Pendidikan, 2(1), 45.
Yandri, H., et al. (2023). Finding inner peace: An exploration of forgiveness therapy for bullying trauma recovery. Al-Musyrif: Jurnal Bimbingan dan Konseling Islam, 7(1), 24–38.
Zahro, F. (2023). Spiritual healing for trauma survivors. Jurnal Psikoterapi Islam, 73–88.
Zainuddin, A. (2019). Psikoterapi Islami berbasis tazkiyatun nafs dalam mengatasi gangguan psikologis remaja korban kekerasan. Jurnal Konseling Islam, 9(2), 145–160